-->

Shock absorber. Hydroulic Electro Mechanics shock absorber


shock absorber atau suspensi dirancang untuk menahan guncangan atau mengurangi getaran pada permukaan jalan, Untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh standar tersebut, maka suspensi kendaraan harus  dirancang agar mampu menghadapi kondisi perubahan jalan, perubahan kecepatan dan massa muatan. Suspensi merupakan suatu sistem yang terdiri atas pegas,  damper (shock absorber), dan lengan–lengan penghubung sistem roda dan bodi kendaraan suspensi berfungsi sebagai. Kendaraan motor menjadi stabil dan safety. saat menikung dengan sistem suspensi juga, getaran akibat kerja mesin dapat di redam.
Untuk mengurangi redaman dalam hal ini suspensi memiliki gerak respon dinamik arah gerak bebas vertikal dengan arah berlawanan dan gerak relatif, gerak repon dinamik pada suspensi menggunakan kompresi viscousitas double silinder untuki dapat menentukan gerak tanslasi aktuator yang mengoptimalkan kinerja Hydroulic Electro Mechanics shock absorber   Memanfaatkan Hydroulic Electro Mechanics shock absorber
Memmanfaatkan getaran respon dinamik dengan  gerak relatif ini dikonversi menjadi sistem Vibration Energy Harvesting (VEH) yang bisa menghasilkan energi, pengembangan Regenetif Shock Absorber dengan rancangan suspensi aktif gerak repon relatif dengan mengkonversi VEH, yang dihasilkan Regentarif Shock Absorber adalah hydroulic, friction dumping yang dihasilkan oleh mekanisme roda gigi dan electric dumping yang dihasilkan generator.
Pegas spring/shock absorber
Permasalahan  utama  pada  penelitian  ini  adalah  bagaimana  sensor  getaran  dapat  mendeteksi  adanya perambatan  gelombang  secara  vertikal  maupun  horisontal  dengan  tingkatan  tertentu  kemudian  diubah  ke  beda potensial listrik sebagai tanggapan terhadap tekanan mekanik
Salah  satunya  dalam  bidang  otomotif  pada  sistem  suspensi  kendaraan.  Sistem  suspensi  pada  kendaraan  dirancang  dan  digunakan  untuk  menyerap  kejutan  atau  hentakan  dari  permukaan  jalan  yang  dilewati  kendaraan  sehingga  menghasilkan  kenyamanan  dalam  berkendara  ketika  melewati  jalanan  yang  bergelombang. 

Sistem  suspensi  ini  terletak  diantara  bodi  kendaraan  dengan  roda-roda.  Komponen  pada  sistem  suspensi  yang  bertugas  untuk  meredam oskilasi  (gerakan  naik  turun)  pegas  saat  menerima kejutan  atau  hentakan  dari  profil  jalan  yang bergelombang  dinamakan  shock  absorber.
 shock absorber  adalah  satu  bagian  yang  terpenting  dari sistem  suspensi  yang  bekerja  untuk  meredam  atau menetralisir dengan cepat  vibration  (getaran)  spring(pegas)  pada  kendaraan  roda  empat  yang  terjadi akibat  kondisi  jalan  yang  tidak  beraturan  serta mengendalikan  kestabilan  dan  kenyamanan  dalam berkendaraan.
Dalam penelitiannya, mahasiswa dari MIT  Zack  Anderson  telah  mengembangkan shock  absorber  menjadi  regenerative  shock arbsorber.  Energi  yang  terbuang  pada  shock bsorber  dapat  dimanfaatkan  dengan  mengubahnya menjadi  energi  listrik. 
Namun  dalam pengembangannya  shock  absorber  juga  memperhitungkan dua aspek, seperti dijelaskan oleh  Skriptyan  [3],  pengembangan  suspensi  regeneratif harus  memperhatikan  dua  aspek,  yaitu  aspek  dari kemampuan  sistem  meregeneratif  energi  dan kenyamanan yang diberikan. Banyaknya  energi  yang  terdisipasi  pada kendaraan,  membuat  penelitian  ke  arah  suspensi regeneratif  semakin  berkembang. 
mengklasifikasikan suspensi regeneratif menjadi dua tipe  berdasarkan  prinsip  kerjanya,  yaitu  suspensi regeneratif  mekanik  dan  suspensi  regeneratif elektromagnetik.  Suspensi  regeneratif elektromagnetik  mentransformasi  shock  energymenjadi  energi  listrik  yang  dapat  disimpan  dan digunakan  ulang.  Pada  penelitiannya, 
Skriptyan menggunakan  tipe  suspensi  regeneratif  elektromagnetik  dan  mendapatkan  energi  bangkitan dari  sistem  HRSA  yang  telah  dibuatnya  lalu diaplikasikan pada quarter car model dan didapakan  arus  maksimal  sebesar  0,8  A  dan  daya  bangkitan  maksimal sebesar 10 W. Berbeda dengan penelitian
yang  dilakukan  oleh  Kurniawan  [5]  dimana  menggunakan  tipe  suspensi  regeneratif  mekanik  dengan desain  RSA (Regenerative Shock  Absorber)  1:5 dapat menghasilkan daya sebesar 4.365 W. Dari hasil  penelitian  Berdasarkan  analisa  komprehensif, tipe  hydraulic electromagnetic suspension  atau  lebih  dikenal  dengan  nama hydraulic  regenerative  shock  absorber  (HRSA),
memiliki  keuntungan  baik  dari  sisi  fleksibilitas sistem  hidrolik  dan  dari  sisi  regenerasi  energinya. Struktur  yang  sederhana  dan  tidak  membutuhkan banyak  komponen  menjadikannya  mudah  untuk diaplikasikan
 


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Shock absorber. Hydroulic Electro Mechanics shock absorber "

Post a Comment

silahkan untuk berkomentar disini ,,,,,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel